Selasa, 24 April 2012

KEINDAHAN DAN KEBURUKAN

KEINDAHAN
mengukir keindahan itu tidaklah mudah kawan tapi lebih tidak mudah lagi memperbaiki keburukan,sedangkan menciptakan keburukan sangatlah mudah kawan,hanya dalam hitungan detikpun semua keindahan pun bisa menjadi keburukan.namun sanggupkah kita merubah keburukan itu menjadi kebaikan,keindahan melebihi keindahan yang sebenarnya.
keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang tempat objek,atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan bermakna atau kepuasan.dalam kamus besar B.INDONESIA keindahan di artikan sebagai keadaan yang enak di pandang,cantik,bagus,benar,elok.keindahan di pelajari sebagai bagian dari estetika sosiologi,psikologi,sosial dan budaya tertentu untuk kesempurnanya.
pengalaman keindahan sering melibatkan penafsiran beberapa entitas yang seimbang dan selaras dengan alam.yang dapat menyebabkan ketentraman emosional dan daya tarik karena ini merupakan pengalaman subyektif sering di katakan bahwa keindahan itu berada pada mata yang melihatnya.
keindahan seharusnya begitu karya seni oertama kali di buat  namun rumusan keindahan pertama kali yang terdokumentasi adalah seorang filsuf plato yang menentukan keindahan dari proporsi keharmonisan dan kesatuan,sedangkan aristoteles menilai keindahan datang dari aturan aturan kesimestrian dan keberadaan.
keindahan seharusnya memenuhi banyak aspek jasmani dan rohani.


  • KEINDAHAN DAN ESTETIKA
Estetika adalah salah satu cabang filsafat,secara sederhana,estetika dalam membahas ilmu keindahan,bagai mana ia bisa terbentuk,dan bagaimana seseorang bisa merasakannya.

Ada dua nilai terpenting dalam keindahan
  1. Nilai entrinsik yakni nilai yang sifatnya sebagai alat atau membantu suatu hal,sebagai contoh tarian yang disebut halus dan kasar.
  2. Nilai enteristik adalah sifat baik yang terkandung di dalam atau apa yang merupakan tujuan dari sifat baik tersebut,contoh oesan yang di sampaikan suatu tarian.
Menurut Jean M.filo dalam bukunya teori estetika di kelompokkan dalam tiga kelompok besar yaiutu :
  1. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan subyektif adanya karena manusia menciptakan penilaian indah dan kurang indah dalam pikirannya sendiri.atau seperti pepatah DES GUSTIBUS NON EST DISPUTANDUM yakni selera keindahan tidak bisa di perdebatkan.
  2. kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu objektif adanya karena keindahan itu intrinstik ada pada suatu objek artinya  seekor  kupu kupu memang lebih indah di banding lalat hijau.
  3. kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu merupakan pertemuan abtara yang subjektif dan yang objektif,artinya kualitas keindahan itu baru ada apabila terjadi pertemuan antara subjektif dan objek subtansi.
  • KEINDAHAN DAN KEBUDAYAAN
Dalam  hal keindahan,terdapat hubungan antara estetis dan kebudayaan.estetis adalah rasa yang terdapat dalam diri manusia sebagai unsure budaya,sedangkan kebudayaan adalah pantulan estetis dalam diri manusia baik yang berupa sikap dan perilaku maupun yang berupa karya cipta,kebudayaan tentu membahagiakan manusia,di hargai banyak orang ,jika sudah terbiasa menghaluskan etika,moral manusia akan bersikap sopan santun etis dan salaing menghormati.
keindahan yang terdapat dalam diri manusia di pantulkan melalui sikap,perilaku,tutur kata dan cara brpakaian apabila ini di lakukan terus menerus sebagai kebiasaan,dengan kata lain membudaya keindahan itu disebut keindahan sebagai manifestasi budaya,suatu sifat asli melekat pada diri manusia bukan di buat buat atau tipuan belaka.
Apabila dalam diri manusia sudah terbiasa berkembang rasa keindahan setiap wujud penampilan selalu menyenangkan dan menggembirakan,menarik perhatian dan tidak membosankan orang lain.
dengan demikian dalam kebudayaan itu terdapat keindahan yang senantiasa di pelihara kelestarian dan kelangsungannya,misalnya kehalusan tutur bahasa,kerapian cara berpakaian,atau kemegahan candi borobudur.
jika kebudayaan itu berupa penampilan,orang yang melihat berkeinginan pula menampilkannya serta memelihara kelangsungannya kana baik dan bagus yang bearti indah.
contonya model pakaian.sebliknya,jika di rasakan tidak baik dan tidak memiliki rasa keindahan lagi,orang meninggalkannya dan tidak mau memeliharanya lagi,karna sudah di rasakan ketinggalan zaman.


  • KEINDAHAN DAN KARYA CITRA



  1. Kontemplasi dan Ektasi Keindahan dapat di nikmati melalui selera seni atau memlalui selera biasa.keindahan memlalui secara seni di dasari memlalui faktor kontemplasi (contemplation) dan faktor ektasi (ecstasy).dalam kamus inggris indonesia oleh JHIN  M.ECHOLS dan HASSAN SHADILY (1995).kontemplasi menurut arti kata adalah perenungan,pemikiran,dan penatapan tentang sesuatu.dengan kata lain kontemplasi adlah dasr dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah.
  2. keindahan,keserasian dan kehalusan.dalam diri manusia terdapat faktor kontemplasi dan ektasi.oleh karena itu keindahan tidak dapat di pisahkan dari kehidupan manusia.semua manusia mebutuhkan keindahan.dalam keindahan tercermin unsur kesersian dan kehalusan.keserasian adalah kemampuan menata sesuatu yang dapat di nikmati orang lain karen indah.kehalusan adalah kemampuan menciptakan sikap,perilaku,perbuatan,tutur kata ataupun cara bervusana yang menyenngkan menarik perhatian,dan menggembirakan oranglain.
  3. kreatifitas dan karya cipta.Keindahan adalah bagian dari kehidupan manusia yang merupakan kebutuhan kodrati.karna itu,manusia berusaha menciptakan keindahan untuk memenuhi kebutuhan akan keindahan,manusia berkreativitas menghasilkan karya cipta.karya cipta itu di dasari dan di oengaruhi oleh pengalaman hidup atau oleh kenyataan yang terjadi dalm masyarakat.tujuannya dapat dilihat dari seegi nilai kehidupan manusia,dan manfaat bagi manusia secara kodrati dan tujuan para penulis menciptakan keindahan dan sekaligus mengungkapkan keburukan melalui karya cipta mereka: 
A.Nilai dan system nilai yang sudah usang nilai dan system nilai budaya yang terjelma dalam adat istiadat ada yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan,sehingga di rasakan sebagai hambatan kemajuan yang merugikan dan mengorbankan nilai nilai kemanusiaan, misalnya pingitan,kawin paksa,derajat wanita lebih rendah dari pria,perbedaan perlakuan antara peria dan wanita,etnis yang satu lebih unggul dari pada etnis lain,dan pembatasan hak hak suatu kelompok.

B. kemrosotan moral.kedaan yang merendahan derajat dan nilai kemanusiaan di tandai oleh pemrosotan moral.hal ini dapat di ketahui dri tingkahlaku dan perbuatan manusia bejat terutama dri segi kebutuhan seksual.kebutuhan seksual di penuhi tanpa menghiraukan ketentuan hukum dan agama serta moral masyarakat.

C. Penderiataan manusia. banyak faktor yang menyebabkan manusi menderita.akan tetapi,yang palimg menentukan adalah faktor manusia itu sendiri.manusialah yang menyebabkan manusia lain menderita karna nafsu kekuasaan,keserakahan,ketidak hati hatian,dan sebagainya.di mana mana terjadi pembrontakan perang,kecelakaan,kelaparan,keracunan yang menimbulkan banyak korban tak berdosa.

 D. Diskriminasi etnis atau asal usul. semua manusia di ciptakan sama dan di bekali oleh penciptanya dengan hak hak asasinya sama pula.akan tetapi,dalam kehidupan bernegara atau berpolitik,manusia memperoleh perlakuan yang berbeda karna asal usul etnisnya berlainan.

E. Keagungan tuhan.keagungan  tuhan dapat di buktikan melalui keindahan alam dan keteraturn alam semesta serta kejadian kejadian alam.keindahan alam merupakan keindahan mutlak ciptaan tuhan.manusia hanya dapat meniru keindahan ciptaan tuhan,tetapi seindah indahnya tiruan terhadap ciptaan tuhan, tidak akan seindah ciptaan tuhan itu sendiri.